Uji Vaksin Covid-19 Tunjukkan Harapan, Peneliti Minta Jangan Terlalu Optimis

WE Online, Jakarta - Sebuah penelitian di China menyebutkan bahwa uji vaksin untuk melawan virus corona jenis SARS-CoV-2 mulai menunjukkan harapan. Vaksin itu disebut-sebut setidaknya terbukti efektif sebagian, demikian menurut sebuah studi yang diterbitkan Jumat (23/5/2020). Studi tersebut menunjukkan bahwa zat aktif tertentu memicu respons kekebalan tubuh terhadap virus SARS-CoV-2 dalam tubuh manusia. Namun, masih perlu percobaan lebih lanjut untuk mengetahui apakah reaksi tersebut juga dapat mencegah infeksi virus ini. Baca Juga: Dear All, Ilmuwan Ingatkan Hal Ini: Jangan Percaya Politisi Soal Vaksin Corona, Jangan! "Hasil ini merupakan pencapaian penting," ujar Profesor Wei Chen yang bertanggung jawab atas penelitian tersebut pada Institut Bioteknologi Beijing. Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal medis Lancet membuktikan bahwa zat aktif Ad5-nCoV bersifat aman dan dapat ditoleransi dengan baik oleh manusia. Zat aktif ini adalah bahan aktif biologis pada setiap obat atau imunisasi. Ilmuwan sarankan agar berhati-hati dalam interpretasi Uji coba zat tersebut pada fase 1 melibatkan 108 sukarelawan yang sehat di provinsi Hubei, yang menjadi pusat penyebaran awal Covid-19. "Vaksin Covid-19 vektor Ad5 dapat ditoleransi dan imunogenik pada 28 hari setelah vaksinasi," catat para penulis penelitian tersebut. Evaluasi akhir tentang penelitian ini nantinya akan dilakukan setelah enam bulan. Namun, Profesor Wei Chen dengan cepat menyarankan agar berhati-hati dalam menafsirkan hasil penelitian ini dengan nada yang terlalu optimistis. "Visi yang menjanjikan dalam hal pengembangan vaksin Covid-19 kini bermunculan, tetapi kita masih jauh dari keadaan di mana vaksin ini dapat diakses oleh semua orang," katanya. Ia juga menambahkan agar penelitian itu harus ditafsirkan dengan hati-hati. Jurnal medis Lancet memperkirakan saat ini ada sekitar 100 zat aktif potensial untuk melawan virus SARS-CoV-2 yang tengah dikembangkan di seluruh dunia, termasuk di Inggris. Negara tersebut diberitakan akan segera memulai pengujian tes vaksin terbesar yang melibatkan lebih dari 10.000 orang. Partner Sindikasi Konten: Republika Let's block ads! (Why?)

Uji Vaksin Covid-19 Tunjukkan Harapan, Peneliti Minta Jangan Terlalu Optimis
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
WE Online, Jakarta -

Sebuah penelitian di China menyebutkan bahwa uji vaksin untuk melawan virus corona jenis SARS-CoV-2 mulai menunjukkan harapan. Vaksin itu disebut-sebut setidaknya terbukti efektif sebagian, demikian menurut sebuah studi yang diterbitkan Jumat (23/5/2020).

Studi tersebut menunjukkan bahwa zat aktif tertentu memicu respons kekebalan tubuh terhadap virus SARS-CoV-2 dalam tubuh manusia. Namun, masih perlu percobaan lebih lanjut untuk mengetahui apakah reaksi tersebut juga dapat mencegah infeksi virus ini.

Baca Juga: Dear All, Ilmuwan Ingatkan Hal Ini: Jangan Percaya Politisi Soal Vaksin Corona, Jangan!

"Hasil ini merupakan pencapaian penting," ujar Profesor Wei Chen yang bertanggung jawab atas penelitian tersebut pada Institut Bioteknologi Beijing.

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal medis Lancet membuktikan bahwa zat aktif Ad5-nCoV bersifat aman dan dapat ditoleransi dengan baik oleh manusia. Zat aktif ini adalah bahan aktif biologis pada setiap obat atau imunisasi.

Ilmuwan sarankan agar berhati-hati dalam interpretasi

Uji coba zat tersebut pada fase 1 melibatkan 108 sukarelawan yang sehat di provinsi Hubei, yang menjadi pusat penyebaran awal Covid-19. "Vaksin Covid-19 vektor Ad5 dapat ditoleransi dan imunogenik pada 28 hari setelah vaksinasi," catat para penulis penelitian tersebut. Evaluasi akhir tentang penelitian ini nantinya akan dilakukan setelah enam bulan.

Namun, Profesor Wei Chen dengan cepat menyarankan agar berhati-hati dalam menafsirkan hasil penelitian ini dengan nada yang terlalu optimistis.

"Visi yang menjanjikan dalam hal pengembangan vaksin Covid-19 kini bermunculan, tetapi kita masih jauh dari keadaan di mana vaksin ini dapat diakses oleh semua orang," katanya. Ia juga menambahkan agar penelitian itu harus ditafsirkan dengan hati-hati.

Jurnal medis Lancet memperkirakan saat ini ada sekitar 100 zat aktif potensial untuk melawan virus SARS-CoV-2 yang tengah dikembangkan di seluruh dunia, termasuk di Inggris. Negara tersebut diberitakan akan segera memulai pengujian tes vaksin terbesar yang melibatkan lebih dari 10.000 orang.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Let's block ads! (Why?)