Ulasan Novel Pope Joan

Ulasan Novel Pope Joan

Novel pope joan adalah karya Donna Woolfolk Cross, terbitan Balantine Books, New York, 1997. Novel ini adalah novel terjemahan dengan penerjemah FX Dono Sunardi dengan penyunting Vitri Masyuti. Hak terjemahan Indonesia adalah PT Serambi Ilmu Semesta dengan ketebalan kurang lebih 700halaman. Cetakan pertama pada bulan Januari 2007, dan cetakan kedua pada bulan Maret 2007.

Pope Joan adalah sebuah buku yang sangat menarik, awal saya melihat buku ini menurut saya merasa sangat membosankan. Tetapi ketika saya mulai membacanya saya mulai tertarik dari kisah yang sangat menarik alur ceritanya.

Joan adalah seorang anak perempuan yang terlahir dengan kecerdasan alami. Ibunya bernama Gudrun, seorang gadis Saxon dengan rambut panjang keemasan yang cantik. Ayahnya adalah seorang Kanon (pendeta desa) beliau memiliki sifat pemarah, kejam, dan memiliki pemikiran kuno.

Menurutnya, anak perempuan hanya akan membuatnya sial sebab dosa turun dari kaum perempuan.

Namun Joan bukanlah seorang perempuan yang manut tanpa alasan yang jelas ia terus membujuk kakaknya untuk mengajaarinya menulis dan membaca.

Rasa keingintahuan yang tinggi dan cerdas mampu membawa Joan ke tahta tertinggi. Ia juga dikenal sebagai seorang tabib yang luar biasa ketika berada di daerah Kepausan tepatnya di Roma dan membuahi keberuntungan yang tak henti-hentinya.

Amanat yang bisa diambil dari kisah Pope Joan adalah janganlah berputus asa dalam mencapai sesuatu yang diinginkan, kesempatan hanya datang sekali dan jangan di sia-siakan.