Walkot Serang Tinjau Madrasah Diniyah Belum Miliki Kelas

Siswa Madrasah Diniyah Takmiliyah Serang belajar di teras rumah warga. REPUBLIKA.CO.ID, SERANG -- Wali Kota Serang Syafrudin meninjau Madrasah Diniyyah Takmiliyah (MDT) Tarbiyatul Athfal di Kampung Manggerong, RT/RW 4/4, Kelurahan Sawah Luhur. Madrasah tersebut hingga saat ini belum memiliki tempat belajar dan menumpang di teras rumah warga."Saya hari ini meninjau langsung madrasah diniyah yang memang belum punya tempat. Artinya kegiatan belajarnya di halaman rumah, kemudian tidak punya kursi belajar," kata Syafrudin saat meninjau madrasah tersebut di Kelurahan Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, Serang, Selasa (11/2).Ia mengtakan, semula sekolah itu memiliki tempat belajar, tapi dengan adanya pelebaran masjid, maka lokasi tempat belajar itu digunakan untuk masjid. Syafrudin menyarankan pengurus madrasah tersebut segera mengajukan hibah ke pemerintah. Untuk memudahkan proses pencairan dana hibah, ia menyarankan pemilik MDT segera membuat proposal pengajuan di tahun ini sehingga di 2021 bisa terealisasi penganggarannya. "Besaranya nanti kami bicarakan. Yang penting proposal harus segera masuk," kata diaUntuk sementara, dirinya akan memfasilitasi kebutuhan belajar mengajar, seperti meja, papan tulis, dan lainnya sehingga anak-anak bisa nyaman saat belajar. "Kemudian saat ini kami memberikan bantuan pribadi untuk membeli meja, dan papan tulis sebesar Rp 5 juta," kata Syafrudin.Ia mengaku prihatin dan sedih melihat anak-anak belajar di lantai dan fasilitas seadanya, sebab idealnya belajar itu harus memiliki ruang kelas. "Bagaimanapun belajar itu harus ideal dan nyaman, kecuali belajar mengaji bisa di dalam masjid, bisa juga di halaman rumah, tapi kalau sifatnya belajar madrasah diniyah dan ibtidaiyah harus difasilitasi yang lengkap," kata dia.Menurutnya, nanti setelah Perda Diniyah diundangkan, maka pendidikan madrasah diniyah di Kota Serang akan menjadi prioritas, sebab pendidikan diniyah penting bagi masyarakat. "Insya Allah pendidikan madrasah diniyah akan menjadi prioritas untuk pendidikan di Kota Serang," kata Syafrudin.Pemilik MDT Ustaz Nasihin mengaku sangat senang dan bersyukur atas kedatangan Wali Kota Serang untuk bisa melihat langsung kondisi madrasahnya. "Allhamdulilah saya sangat senang dengan kedatangan Pak Wali Kota. Bisa melihat langsung ke sini, dan berterima kasih atas bantuanya," kata Nasihin. sumber : Antara Let's block ads! (Why?)

Walkot Serang Tinjau Madrasah Diniyah Belum Miliki Kelas
Siswa Madrasah Diniyah Takmiliyah Serang belajar di teras rumah warga.

REPUBLIKA.CO.ID, SERANG -- Wali Kota Serang Syafrudin meninjau Madrasah Diniyyah Takmiliyah (MDT) Tarbiyatul Athfal di Kampung Manggerong, RT/RW 4/4, Kelurahan Sawah Luhur. Madrasah tersebut hingga saat ini belum memiliki tempat belajar dan menumpang di teras rumah warga.

"Saya hari ini meninjau langsung madrasah diniyah yang memang belum punya tempat. Artinya kegiatan belajarnya di halaman rumah, kemudian tidak punya kursi belajar," kata Syafrudin saat meninjau madrasah tersebut di Kelurahan Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, Serang, Selasa (11/2).

Ia mengtakan, semula sekolah itu memiliki tempat belajar, tapi dengan adanya pelebaran masjid, maka lokasi tempat belajar itu digunakan untuk masjid. Syafrudin menyarankan pengurus madrasah tersebut segera mengajukan hibah ke pemerintah.

Untuk memudahkan proses pencairan dana hibah, ia menyarankan pemilik MDT segera membuat proposal pengajuan di tahun ini sehingga di 2021 bisa terealisasi penganggarannya. "Besaranya nanti kami bicarakan. Yang penting proposal harus segera masuk," kata dia

Untuk sementara, dirinya akan memfasilitasi kebutuhan belajar mengajar, seperti meja, papan tulis, dan lainnya sehingga anak-anak bisa nyaman saat belajar. "Kemudian saat ini kami memberikan bantuan pribadi untuk membeli meja, dan papan tulis sebesar Rp 5 juta," kata Syafrudin.

Ia mengaku prihatin dan sedih melihat anak-anak belajar di lantai dan fasilitas seadanya, sebab idealnya belajar itu harus memiliki ruang kelas. "Bagaimanapun belajar itu harus ideal dan nyaman, kecuali belajar mengaji bisa di dalam masjid, bisa juga di halaman rumah, tapi kalau sifatnya belajar madrasah diniyah dan ibtidaiyah harus difasilitasi yang lengkap," kata dia.

Menurutnya, nanti setelah Perda Diniyah diundangkan, maka pendidikan madrasah diniyah di Kota Serang akan menjadi prioritas, sebab pendidikan diniyah penting bagi masyarakat. "Insya Allah pendidikan madrasah diniyah akan menjadi prioritas untuk pendidikan di Kota Serang," kata Syafrudin.

Pemilik MDT Ustaz Nasihin mengaku sangat senang dan bersyukur atas kedatangan Wali Kota Serang untuk bisa melihat langsung kondisi madrasahnya. "Allhamdulilah saya sangat senang dengan kedatangan Pak Wali Kota. Bisa melihat langsung ke sini, dan berterima kasih atas bantuanya," kata Nasihin.

sumber : Antara

Let's block ads! (Why?)