Yurianto Pastikan APD untuk RS Cukup tapi ada di Dinkes Provinsi

PEMERINTAH menegaskan logistik alat pelindung diri (APD) bagi rumah sakit sebenarnya mencukupi. Baik masker, sarung tangan maupun APD lainnya. "APD juga sudah kita dapat 10 ribu lebih dan masker lebih dari 150 ribu, sarung tangan dan sebagainya. Artinya posisi logistik kita untuk layanan rumah sakit cukup," kata Juru bicara (Jubir) pemerintah untuk penanggulangan korona, Achmad Yurianto di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Jumat (20/3). Yuri meminta pihak rumah sakit untuk mengakses logistik itu melalui Dinas Kesehatan Provinsi. Sebab distribusi logistik itu diberikan ke Dinas Kesehatan Provinsi terkait. "Dan user akan berada di Dinas Kesehatan Provinsi untuk distribusi sampai rumah sakit," ucap Yuri. Baca juga: Sentimen Positif Penanganan Covid19, Indeks Ditutup Menguat Jumlah pasien positif korona kembali bertambah. Total ada 60 kasus baru hingga Jumat sore, 20 Maret 2020. Sebelumnya 309 kasus bertambah menjadi total 369 kasus. Baca juga: Tiba di Tanah Air, Bos BUMD Cianjur Diisolasi di Vila di Puncak Penambahan kasus positif terbanyak ada di DKI Jakarta mencapai 32 orang, Kalimantan Timur (7), Jawa Timur (6), Bali (3), Kalimantan Tengah dan Banten (masing-masing 2), Jawa Barat dan Kepulauan Riau (masing-masing 1), serta dalam proses investigasi sebanyak enam orang. Baca juga: Pelatih Persib tak Ingin Para Pemain Libur Terlalu Lama Yuri menyampaikan jumlah pasien yang sembuh juga bertambah satu orang, yakni di DKI Jakarta. Dengan begitu, pasien positif korona yang sudah sembuh secara nasional mencapai 17 orang. Sementara itu, pasien yang meninggal bertambah tujuh orang, yakni satu orang di DKI Jakarta, dan enam orang di Jawa Barat. "Jadi total ada 32 orang yang meninggal," kata Yuri. (X-15) Let's block ads! (Why?)

 Yurianto Pastikan APD untuk RS Cukup tapi ada di Dinkes Provinsi
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

PEMERINTAH menegaskan logistik alat pelindung diri (APD) bagi rumah sakit sebenarnya mencukupi. Baik masker, sarung tangan maupun APD lainnya.

"APD juga sudah kita dapat 10 ribu lebih dan masker lebih dari 150 ribu, sarung tangan dan sebagainya. Artinya posisi logistik kita untuk layanan rumah sakit cukup," kata Juru bicara (Jubir) pemerintah untuk penanggulangan korona, Achmad Yurianto di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Jumat (20/3).

Yuri meminta pihak rumah sakit untuk mengakses logistik itu melalui Dinas Kesehatan Provinsi. Sebab distribusi logistik itu diberikan ke Dinas Kesehatan Provinsi terkait.

"Dan user akan berada di Dinas Kesehatan Provinsi untuk distribusi sampai rumah sakit," ucap Yuri.

Baca juga: Sentimen Positif Penanganan Covid19, Indeks Ditutup Menguat

Jumlah pasien positif korona kembali bertambah. Total ada 60 kasus baru hingga Jumat sore, 20 Maret 2020. Sebelumnya 309 kasus bertambah menjadi total 369 kasus.

Baca juga: Tiba di Tanah Air, Bos BUMD Cianjur Diisolasi di Vila di Puncak

Penambahan kasus positif terbanyak ada di DKI Jakarta mencapai 32 orang, Kalimantan Timur (7), Jawa Timur (6), Bali (3), Kalimantan Tengah dan Banten (masing-masing 2), Jawa Barat dan Kepulauan Riau (masing-masing 1), serta dalam proses investigasi sebanyak enam orang.

Baca juga: Pelatih Persib tak Ingin Para Pemain Libur Terlalu Lama

Yuri menyampaikan jumlah pasien yang sembuh juga bertambah satu orang, yakni di DKI Jakarta. Dengan begitu, pasien positif korona yang sudah sembuh secara nasional mencapai 17 orang.

Sementara itu, pasien yang meninggal bertambah tujuh orang, yakni satu orang di DKI Jakarta, dan enam orang di Jawa Barat. "Jadi total ada 32 orang yang meninggal," kata Yuri. (X-15)

Let's block ads! (Why?)